Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap Sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B
AKSI NYATA BUDAYA POSITIF
Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap
Sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B
OLEH
CGP. UMI NANDIROH, M. Pd. I
SMPN 3 Kertosono, Kab. Nganjuk
A. Latar Belakang
Mutu pendidikan disekolah dipengaruhi
oleh beberapa factor, salah satu diantaranya adalah proses pendidikan yang
diterapkan pada sekolah tersebut. Proses pendidikan membentuk kompetensi pada
siswa baik itu pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang saling mempengaruhi
dalam membentuk karakter siswa.Berkaitan dengan sikap, salah satu yang
menjadikan siswa mempunyai kualitas yang baik adalah kedisiplinan dan
kepribadian seperti yang tertuang dalam profil pelajar pancasila.
Disiplin merupakan kondisi yang
terbentuk dari proses dan serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai ketaatan kepatuhan
dan ketertiban.Disiplin merupakan salah satu kunci agar sesorang berhasil dalam
menuntut ilmu. Dengan adanya kedisiplinan
diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman
didalam kelas.Siswa harus disiplin dalam melaksanakan tanggungjawabnya
disekolah. Namun pada kesehariannya, saya melihat banyak hal yang tidak
melaksanakan disiplin dengan baik.Contoh kejadian yang saya melihat ada
beberapa anak yang datang terlambat, siswa kurang memperhatikan pelajaran dan
ada siswa yang tidak mengumpulkan tugas.
Sikap sopan juga perlu ditumbuhkan agar
siswa taat dengan norma yang berlaku. Sopan santun adalah peraturan hidup hidup
yang timbul dari hasil pergaulan kelompok manusia didalam masyarakat dan
dianggap sebagai tuntutan pergaulan sehari hari masyarakat tersebut. Sopan
santun harus diterapkan dimana saja, termasuk di kelas.Dalam hal ini saya
melihat ada beberapa anak yang kurang sopan dalam menghormati guru,orang tua,
berpakaian yang tidak rapi dan sering duduk tidak pada tempatnya.
Disamping itu saya juga melihat banyak
potensi yang ada disekolah.Masih banyak anak yang disiplin disekolah. Guru dan
pemangku kebijakan juga sangat peduli dalam memperhataikan kedisiplinan dan
perilaku sopan yang ada disekolah. termasuk Bapak ibu pengajar dan guru BK yang senantiasa selalu memantau
kedisiplinan dan perilaku sopan disekolah.Demikian juga partisipasi orang tua
yang selalu siap diajak bekerjasama untuk menumbuhkan kedisiplinan dan perilaku
sopan kepada orang tua.
Dengan melihat kondisi yang ada dan
melihat potensi untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan
melakukan Membuat kesepakatan belajar/keyakinan kelas, keteladanan dari guru,
menjalin komunikasi dengan siswa yang lebih dekat dan memberikan bimbingan atau
motivasi.Oleh karena itu maka saya membuat aksi nyata budaya positif dengan
judul Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap Sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono
melalui K3B.
B. Deskripsi Aksi Nyata
1.
Tujuan :
a.
Meningkatkan
kedisiplinan siswa dengan kemauan sendiri
b. Menumbuhkan dan meningkatkan sikap sopan santun dalam berinteraksi di sekolah
2.
Tolok Ukur :
a.
Kedisiplinan
:
a)
Siswa
datang tepat waktu
b)
Siswa
aktif dalam pelajaran
c) Siswa mengumpulkan tugas
b.
Sopan
Santun :
a)
Hormat
kepada orang tua.
b)
Hormat
kepada orang guru
c) Berperilaku yang sopan
3.
Linimasa tindakan yang akan dilakukan :
a.
Membuat
kesepakatan belajar/keyakinan kelas
b.
Keteladanan
dari guru
c.
Menjalin
Komunikasi dengan siswa yang lebih dekat
d.
Memberikan
bimbingan atau motivasi
|
NO |
KEGIATAN |
MINGGU KE |
|||
|
1 |
2 |
3 |
4 |
||
|
1.
|
Memuat
perencanaan aksi nyata dan mengkomunikasikannya kepada kepala sekolah |
√ |
|
|
|
|
2.
|
Melakukan
revisi perencanaan jika diperlukan sebagai hasil kosultasi dengan kepala
sekolah |
√ |
|
|
|
|
3.
|
Membuat
kesepakatan belajar/keyakinan kelas |
√ |
|
|
|
|
4.
|
Keteladanan
dari guru |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
5.
|
Menjalin Komunikasi
dengan siswa yang lebih dekat |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
6.
|
Memberikan
bimbingan atau motivasi (layanan restitusi) |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
7.
|
Mendokumentasikan
Setiap Kegiatan |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
8.
|
Melakukan
kolaborasi dan sharing dengan walikelas, guru BK dan rekan
sejawat berkaitan strategi membangun budaya positif (menumbuhkan
kedisiplinan dan perilaku sopan) |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
9.
|
Mengkomunikasikan
dan berkolaborasi dengan orang tua berkaitan penerapan disiplin positif
(menumbuhkan disilin dan perilaku sopan) di sekolah |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
10.
|
Penerapan Disiplin
dan sikap sopan |
√ |
√ |
√ |
√ |
|
11.
|
Mengimbaskan
materi budaya positif dan implementasi tindakan aksi nyata menumbuhkan
disiplin dan sikap sopan kepada rekan sejawat |
|
√ |
|
|
|
12.
|
Mengevaluasi
dan refleksi kegiatan tindakan aksi nyata dalam rangka membudayakan kebiasaan
positif (disiplin dan sikap sopan) di sekolah |
|
|
|
√ |
|
13.
|
Melaporkan
hasil kegiatan tindakan aksi nyata kepada kepala sekolah dalam bentuk artikel |
|
|
|
√ |
4. Dukungan
yang dibutuhkan.
Untuk
menjalankan tindakan aksi nyata menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan ini
dibutuhkan dukungan:
a.
Kepala
Sekolah dan rekan sejawat, guru BK
b.
Orang
tua..
c.
Peserta
didik.
d.
Masyarakat
sekitar.
e.
Sarana
dan prasarana sekolah yang memadai.
f.
Media
yang diperlukan yang meliputi :
a)
Video
cerita melalui LCD disediakan oleh sekolah
b)
Kertas
Manila, pelangi, gunting, dll
c)
Hp
untuk komunikasi dengan siswa maupun orang tua
C. Hasil Aksi Nyata Menumbuhkan
Disiplin Dan Perilaku Sopan
Adapun hasil dari tindakan aksi nyata menumbuhkan disiplin
dan perilaku sopan yang sudah dilakukan adalah :
1.
Terbentuknya
keyakinan kelas yang dibuat dan disepakati oleh peserta didik bersama
walikelas.
2.
Menguatnya
karakter perilaku disiplin seperti datang tepat yang ditunjukkan dengan siswa
datang tepat waktu dan selalu mengikuti pelajaran di SMPN 3 Kertosono.
3.
Menguatnya
karakter perilaku disiplin seperti memperhatikan pelajaran dengan ditunjukkan
dengan perilaku memperhatikan guru dengan konsentrasi, tidak bermain Hp ataupun berbicara dengan temannya.
4. Menguatnya karakter perilaku sopan dengan orang tua seperti etika hormat kepada orang tua dan guru. Yang dapat dilihat dari etika berbicara yang sopan baik didalam pelajaran maupun diluar pelajaran. Disamping itu juga siswa melaksanakan tugas yang menjadi kewajibannya sebagai anak dan murid di SMPN 3 Kertosono.
5.
Menguatnya
karakter perilaku sopan seperti berbicara yang baik dengan teman yang ditunjukkan dengan berbicara yang ramah
kepada temannya.
6. Menguatnya karakter perilaku sopan yang ditunjukkan dengan, berpakaian yang rapi,Rambut yang rapi, dan posisi duduk yang baik
D. Pembelajaran Yang Didapat Dari
Pelaksanaan
Pembelajaran yang didapatkan dari
pelaksanaan tindakan aksi nyata dalam membangun budaya positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku
sopan) ini adalah:
1.
Pentingnya
membuat keyakinan kelas untuk menumbuhkan motivasi internal pada diri peserta
didik.
2.
Perlunya
menggunakan media yang lain seperti video dalam menguatkan karakter anak,
sehingga lebih berkesan dan memtivasi anak untuk terus berbudaya positif
(disiplin dan dan bersikap sopan) dalam kehidupan sehari hari.
3.
Adanya
dukungan dari dari berbagai pihak terkait, sarana dan prasarana yang memadai
sangat berkontribusi dalam usaha membangun disiplin positif.
4.
Layanan
restitusi dalam menyelesaikan
permasalahan memfokuskan peserta didik untuk belajar dari kesalahan, menuntun
untuk melihat ke dalam diri, memperbaiki hubungan, fokus pada karakter dan
solusi.
5.
Untuk
menerapkan displin restitusi, seorang guru harus mampu memposisikan diri
sebagai manajer agar dapat membimbing siswa sehingga siswa mampu mengevaluasi
diri bagaimana menjadi diri sendiri yang lebih baik.
E.
Rencana
Perbaikan Untuk Pelaksanaan Di Masa Mendatang
Ada
beberapa hal yang menjadi rencana dalam perbaikan dalam pelaksanaan aksi nyata untuk
menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B
yaitu :
Ada
beberapa hal yang menjadi rencana dalam perbaikan dalam pelaksanaan aksi nyata untuk
menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B
yaitu :
1. Setiap
1 bulan, butir-butir keyakinan kelas dievaluasi dan diperbaiki. Butir keyakinan
yang sudah membudaya, diganti dengan butir keyakinan yang lain.
2. Guru
dan komponen sekolah yang lainnya, juga harus selalu peduli dan mengarahkan
anak jika tidak disiplin dan tidak hormat kepada orang tua / guru terutama
waktu di Sekolah
3. Guru
dan komponen sekolah harus selalu mengingatkan anak untuk hormat kepada orang
tua/ guru dengan berbagai macam
strategi.
4. Selain itu perlu koordinasi dan kolaborasi dengan orang tua, guru pengajar yang lain, guru BK dan pemangku kebijakan sekolah agar penanaman budaya positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan) lebih cepat terealisasi,berkembang dan terawat.
DOKUMENTASI TINDAKAN AKSI NYATA BUDAYA POSITIF (MENUMBUHKAN DISIPLIN DAN PERILAKU SOPAN SISWA DI SMPN 3 KERTOSONOMELALUI K3B
a.
Pembentukan
Keyakinan Kelas
b.
Keteladanan
dari Guru
a)
Guru
memberikan contoh komunikasi yang baik
b)
Guru
memberikan contoh membersihkan meja guru yang masih kotor.
c)
Guru
bertegur sapa dengan murid
d)
Guru
membudayakan senyum salam dan sapa
c. Menjalin Komunikasi dengan siswa
yang lebih dekat
d. Memberikan motivasi dan bimbingan (layanan Restitusi)
4. Kolaborasi dan sharing dengan wali
murid, wali kelas dan pengajar mata pelajaran
berkaitan strategi membangun budaya positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan)di kelas.
5. Penerapan Disiplin Positif.(Menumbuhkan Disiplin
dan Perilaku Sopan)
a. Disiplin Positif
1)
Datang
tepat waktu.
2)
Mengerjakan
tugas tepat waktu
3) Aktif dalam pembelajaran
b.
Perilaku
Sopan
1)
2)
Hormat
kepada guru yang ditunjukkan dengan membantu guru dan mengerjakan tugas diberikan
guru.
3)
Siswa
duduk dengan sopan, berpakan rapi, bertuturkata yang sopan
6. Evaluasi dan refleksi kegiatan
tindakan aksi nyata dalam rangka membudayakan kebiasaan
positif di sekolah..















Anda hebat, lanjutkan
BalasHapusTerimakasih... Panjenengan juga hebat
HapusM A N T A B
BalasHapusTerimakasih, atas motivasinya..
Hapus