Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap Sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B

 

AKSI NYATA BUDAYA POSITIF

Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap Sopan Siswa di  SMPN 3 Kertosono melalui K3B

OLEH CGP. UMI NANDIROH, M. Pd. I

SMPN 3 Kertosono, Kab. Nganjuk

https://youtu.be/dIiFHZx_Z3g


A.  Latar Belakang

Mutu pendidikan disekolah dipengaruhi oleh beberapa factor, salah satu diantaranya adalah proses pendidikan yang diterapkan pada sekolah tersebut. Proses pendidikan membentuk kompetensi pada siswa baik itu pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang saling mempengaruhi dalam membentuk karakter siswa.Berkaitan dengan sikap, salah satu yang menjadikan siswa mempunyai kualitas yang baik adalah kedisiplinan dan kepribadian seperti yang tertuang dalam profil pelajar pancasila.

Disiplin merupakan kondisi yang terbentuk dari proses dan serangkaian perilaku yang menunjukkan nilai ketaatan kepatuhan dan ketertiban.Disiplin merupakan salah satu kunci agar sesorang berhasil dalam menuntut ilmu. Dengan adanya kedisiplinan  diharapkan mampu menciptakan suasana lingkungan belajar yang nyaman didalam kelas.Siswa harus disiplin dalam melaksanakan tanggungjawabnya disekolah. Namun pada kesehariannya,  saya melihat banyak hal yang tidak melaksanakan disiplin dengan baik.Contoh kejadian yang saya melihat ada beberapa anak yang datang terlambat, siswa kurang memperhatikan pelajaran dan ada siswa yang tidak mengumpulkan tugas.

Sikap sopan juga perlu ditumbuhkan agar siswa taat dengan norma yang berlaku. Sopan santun adalah peraturan hidup hidup yang timbul dari hasil pergaulan kelompok manusia didalam masyarakat dan dianggap sebagai tuntutan pergaulan sehari hari masyarakat tersebut. Sopan santun harus diterapkan dimana saja, termasuk di kelas.Dalam hal ini saya melihat ada beberapa anak yang kurang sopan dalam menghormati guru,orang tua, berpakaian yang tidak rapi dan sering duduk tidak pada tempatnya.

Disamping itu saya juga melihat banyak potensi yang ada disekolah.Masih banyak anak yang disiplin disekolah. Guru dan pemangku kebijakan juga sangat peduli dalam memperhataikan kedisiplinan dan perilaku sopan yang ada disekolah. termasuk Bapak ibu pengajar dan  guru BK yang senantiasa selalu memantau kedisiplinan dan perilaku sopan disekolah.Demikian juga partisipasi orang tua yang selalu siap diajak bekerjasama untuk menumbuhkan kedisiplinan dan perilaku sopan kepada orang tua.

Dengan melihat kondisi yang ada dan melihat potensi untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan melakukan Membuat kesepakatan belajar/keyakinan kelas, keteladanan dari guru, menjalin komunikasi dengan siswa yang lebih dekat dan memberikan bimbingan atau motivasi.Oleh karena itu maka saya membuat aksi nyata budaya positif dengan judul Menumbuhkan Kedisiplinan dan Sikap Sopan Siswa di  SMPN 3 Kertosono melalui K3B.

B.  Deskripsi Aksi Nyata

1. Tujuan :

a.    Meningkatkan kedisiplinan siswa dengan kemauan sendiri

b.    Menumbuhkan dan meningkatkan sikap sopan santun dalam berinteraksi di sekolah 

2. Tolok Ukur :

a.    Kedisiplinan :

a)    Siswa datang tepat waktu

b)   Siswa aktif dalam pelajaran

c)    Siswa mengumpulkan tugas 

b.    Sopan Santun :

a)    Hormat kepada orang tua.

b)   Hormat kepada orang guru

c)    Berperilaku yang sopan 

3. Linimasa tindakan yang akan dilakukan :

a.    Membuat kesepakatan belajar/keyakinan kelas

b.    Keteladanan dari guru

c.    Menjalin Komunikasi dengan siswa yang lebih dekat

d.    Memberikan bimbingan atau motivasi

 

NO

KEGIATAN

MINGGU KE

1

2

3

4

1.       

Memuat perencanaan aksi nyata dan mengkomunikasikannya kepada kepala sekolah

 

 

 

2.       

Melakukan revisi perencanaan jika diperlukan sebagai hasil kosultasi dengan kepala sekolah

 

 

 

3.       

Membuat kesepakatan belajar/keyakinan kelas

 

 

 

4.       

Keteladanan dari guru

5.       

Menjalin Komunikasi dengan siswa yang lebih dekat

6.       

Memberikan bimbingan atau motivasi (layanan restitusi)

7.       

Mendokumentasikan Setiap Kegiatan

8.       

Melakukan kolaborasi dan sharing dengan walikelas, guru BK  dan rekan  sejawat berkaitan strategi membangun budaya positif (menumbuhkan kedisiplinan dan perilaku sopan)

9.       

Mengkomunikasikan dan berkolaborasi dengan orang tua berkaitan penerapan disiplin positif (menumbuhkan disilin dan perilaku sopan) di sekolah

10.   

Penerapan Disiplin dan sikap sopan

11.   

Mengimbaskan materi budaya positif dan implementasi tindakan aksi nyata menumbuhkan disiplin dan sikap sopan kepada rekan sejawat

 

 

 

12.   

Mengevaluasi dan refleksi kegiatan tindakan aksi nyata dalam rangka membudayakan kebiasaan positif (disiplin dan sikap sopan) di sekolah

 

 

 

13.   

Melaporkan hasil kegiatan tindakan aksi nyata kepada kepala sekolah dalam bentuk artikel

 

 

 

 

4.  Dukungan yang dibutuhkan.

Untuk menjalankan tindakan aksi nyata menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan ini dibutuhkan dukungan:

a.       Kepala Sekolah dan rekan sejawat, guru BK

b.      Orang tua..

c.       Peserta didik.

d.      Masyarakat sekitar.

e.       Sarana dan prasarana sekolah yang memadai.

f.        Media yang diperlukan yang meliputi :

a)        Video cerita melalui LCD disediakan oleh sekolah

b)        Kertas Manila, pelangi, gunting, dll

c)        Hp untuk komunikasi dengan siswa maupun orang tua

C.  Hasil Aksi Nyata Menumbuhkan Disiplin Dan Perilaku Sopan

Adapun hasil dari tindakan aksi nyata menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan yang sudah dilakukan adalah :

1.      Terbentuknya keyakinan kelas yang dibuat dan disepakati oleh peserta didik bersama walikelas.

2.      Menguatnya karakter perilaku disiplin seperti datang tepat yang ditunjukkan dengan siswa datang tepat waktu dan selalu mengikuti pelajaran di  SMPN 3 Kertosono.

3.      Menguatnya karakter perilaku disiplin seperti memperhatikan pelajaran dengan ditunjukkan dengan perilaku memperhatikan guru dengan konsentrasi, tidak bermain Hp  ataupun berbicara dengan temannya.

4.      Menguatnya karakter perilaku sopan dengan orang tua seperti etika hormat kepada orang tua dan guru. Yang dapat dilihat dari etika berbicara yang sopan baik didalam pelajaran maupun diluar pelajaran.  Disamping itu juga siswa melaksanakan tugas yang menjadi kewajibannya sebagai anak dan murid di  SMPN 3 Kertosono.

5.      Menguatnya karakter perilaku sopan seperti berbicara yang baik dengan teman yang  ditunjukkan dengan berbicara yang ramah kepada temannya.

6.      Menguatnya karakter perilaku sopan yang ditunjukkan dengan, berpakaian yang rapi,Rambut yang rapi, dan posisi duduk yang baik

D.  Pembelajaran Yang Didapat Dari Pelaksanaan

            Pembelajaran yang didapatkan dari pelaksanaan tindakan aksi nyata dalam membangun budaya  positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan)  ini adalah:

1.      Pentingnya membuat keyakinan kelas untuk menumbuhkan motivasi internal pada diri peserta didik.

2.      Perlunya menggunakan media yang lain seperti video dalam menguatkan karakter anak, sehingga lebih berkesan dan memtivasi anak untuk terus berbudaya positif (disiplin dan dan bersikap sopan) dalam kehidupan sehari hari.

3.      Adanya dukungan dari dari berbagai pihak terkait, sarana dan prasarana yang memadai sangat berkontribusi dalam usaha membangun disiplin positif.

4.      Layanan restitusi dalam  menyelesaikan permasalahan memfokuskan peserta didik untuk belajar dari kesalahan, menuntun untuk melihat ke dalam diri, memperbaiki hubungan, fokus pada karakter dan solusi.

5.      Untuk menerapkan displin restitusi, seorang guru harus mampu memposisikan diri sebagai manajer agar dapat membimbing siswa sehingga siswa mampu mengevaluasi diri bagaimana menjadi diri sendiri yang lebih baik.

 

E.   Rencana Perbaikan Untuk Pelaksanaan Di Masa Mendatang

Ada beberapa hal yang menjadi rencana dalam perbaikan dalam pelaksanaan aksi nyata untuk menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan Siswa di  SMPN 3 Kertosono melalui K3B yaitu :

Ada beberapa hal yang menjadi rencana dalam perbaikan dalam pelaksanaan aksi nyata untuk menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan Siswa di SMPN 3 Kertosono melalui K3B yaitu :

1.   Setiap 1 bulan, butir-butir keyakinan kelas dievaluasi dan diperbaiki. Butir keyakinan yang sudah membudaya, diganti dengan butir keyakinan yang lain.

2.   Guru dan komponen sekolah yang lainnya, juga harus selalu peduli dan mengarahkan anak jika tidak disiplin dan tidak hormat kepada orang tua / guru terutama waktu di Sekolah

3.    Guru dan komponen sekolah harus selalu mengingatkan anak untuk hormat kepada orang tua/ guru dengan berbagai macam strategi.

4.  Selain itu perlu koordinasi dan kolaborasi dengan orang tua, guru pengajar yang lain, guru BK dan pemangku kebijakan sekolah  agar penanaman budaya positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan) lebih cepat terealisasi,berkembang dan  terawat.

DOKUMENTASI TINDAKAN AKSI NYATA BUDAYA POSITIF (MENUMBUHKAN DISIPLIN DAN PERILAKU SOPAN SISWA DI SMPN 3 KERTOSONOMELALUI K3B    

 1. Komunikasi perencanaan tindakan dan revisi perencanaan kepada kepala sekolah

2.     Komunikasi dengan wali kelas dan rekan sejawat tentang tindakan aksi nyata


3. Tindakan

a.         Pembentukan Keyakinan Kelas





b.    Keteladanan dari Guru

a)         Guru memberikan contoh komunikasi yang baik

b)        Guru memberikan contoh membersihkan meja guru yang masih kotor.

c)         Guru bertegur sapa dengan murid

d)        Guru membudayakan senyum salam dan sapa

  c. Menjalin Komunikasi dengan siswa yang lebih dekat


  d. Memberikan motivasi dan bimbingan  (layanan Restitusi)



4. Kolaborasi dan sharing dengan wali murid, wali kelas dan pengajar mata pelajaran    

    berkaitan strategi membangun budaya positif (menumbuhkan disiplin dan perilaku sopan)di kelas.

 


5. Penerapan Disiplin Positif.(Menumbuhkan Disiplin dan Perilaku Sopan)

           a.       Disiplin Positif

1)      Datang tepat waktu.


2)      Mengerjakan tugas tepat waktu

 

3)      Aktif dalam pembelajaran


b.      Perilaku Sopan

1)   Hormat kepada  orang tua yang ditunjukkan dengan membantu orang tua dan melaksanakan tugas yang diberikan oleh orang tua

 


2)   Hormat kepada guru yang ditunjukkan dengan membantu guru dan mengerjakan tugas diberikan guru.


3)   Siswa duduk dengan sopan, berpakan rapi, bertuturkata yang sopan

 

6. Evaluasi dan refleksi kegiatan tindakan aksi nyata dalam rangka membudayakan kebiasaan    

                positif di sekolah..

 



      7. Melaporkan hasil kegiatan tindakan aksi nyata kepada Kepala Sekolah


              

 

 

 

 

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

3.2.a.10. Aksi Nyata - Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

3.1.a.10. Aksi Nyata Praktik menjadi Pengambil Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran

AKSI NYATA MODUL 3.3